Media
- The Jakarta Post, 28 September 2020, “The Good and Bad of Social Media in Information Politics”.
- Goethe Institut Indonesien, 10 September, “Terisolasi dalam Gelembung Sendiri”.
- Asumsi, 16 Juli 2020, “Eks Direktur Remotivi: Selamatkan Jurnalisme, Bukan Bisnisnya”.
- Nalar TV, Januari 2020, “Buzzer adalah entitas ekonomi”.
- Benang Merah, Maret 2019, “Kekuasaan, Media, dan Pendisiplinan Tionghoa”.
- Kognisia, 3 Desember 2018, “Media dan Kekuasaan: Diskusi Menarik Bersama Direktur Remotivi”.
- Jakarta Globe, 15 May 2018, “Disciplining Chinese-Indonesians, Normalizing Discrimination”
- Festival Film Dokumenter, 15 December 2017, “Wawancara Bersama Roy Thaniago, Pendiri dan Peneliti Remotivi”. Poor quality English translation can be read here.
- Radio Pelita Kasih, 13 September 2017, “Teman Sore: Bincang SIAR Bersama Roy Thaniago”.
- KBR, 25 April 2015, “Roy Thaniago dan Rapotivi”.
- Rumah Pemilu, 7 April 2014, “Roy Thaniago: Jangan Pilih Partai Perampok Frekuensi Publik!”
- Berita Satu, 15 January 2014, “Dialog: Menanti Aksi Nyata KPI”.
- Sorge Magazine, April 2013, halaman 6-9, “Konglomerasi menciderai peluang setiap orang untuk bisa berdiri sejajar”.
Talks
- INMIX, Universidad Autónoma de Barcelona. “The Materiality of Ethnic Relationships: An Ethnography of A Gold Trading Street in Indonesia”. Barcelona, April 28th, 2025
- Dialektika Bookshop. “Bagaimana Lensa Etnis Mengelabui Kita?” Makassar, January 5th, 2025
- Indonesia Forum, The University of Melbourne. “Decoding Tionghoa Positionality in Contemporary Indonesia.” Melbourne, October 2nd, 2023
- Jakarta International Literary Festival. “Fiksi dalam Fakta“. Jakarta, July 13th, 2019
- Combine Research Institution. “Ketika Jurnalis Dipidana: Bagaimana Masa Depan Media Komunitas?” Yogyakarta, September 19th, 2018